Seven Stars

Seven Stars of Pharmacist

Care giver

Decision maker

Communicator

Leader

Manager

Long life learner

Teacher

Advertisements

PHARMACIST

I AM A PHARMACIST

I am a specialist in medications
I supply medicines and pharmaceuticals to those who need them.
I prepare and compound special dosage form.
I Control the storage and preservation of all medications in my care.

I am a custodian of medical information
My library is ready source of drug knowledge.
My files contain thaousands of spesific drug names and tens of thounsands of facts about them.
My record include the medication and health history of entire families.
My journals and meetings report advances in pharmacy from around the world.

I am a companion of the physician
I am a partner in the case of every patient who takes any kind of medicine.
I am a consultant on the merits of different therapeutics agents.
I am the connecting link between physician and patient and the final check on the safety of medicines.

I am a counselor to the patient
I help the patient understand the proper use of prescription medication.
I assist in the patient’s choice of nonprescription drugs or in the decision to consult a physician.
I advise the patient on matters of prescription storage and potency.

I am a guardian of the public health
My pharmacy is a center for health-care information.
I encourage and promote sound personel health practices.
My service are available to all at all times

This is my calling

This is my pride…..

Keracunan Es Buah

Sejak Minggu, 21/9/08, RSSA Malang disibukkan oleh banyaknya pasien akibat keracunan es buah yang melanda tiga desa, antara lain desa Tunjungtirto, Baturetno dan Banjararum. Info terakhir, desa yang juga mengalami kejadian serupa adalah desa Plaosan. Anak-anak dan ibu rumah tangga merupakan pasien terbanyak dalam kasus ini.

Saat tiba di RSSA, sebagian besar pasien dalam kondisi lemah. Oleh dokter segera diberi cairan elektrolit baik infus maupun per oral untuk menghindari dehidrasi yang lebih parah. Selain itu, diberikan antibiotika karena tingginya jumlah leukosit dan berdasarkan hasil pemeriksaan feses, serta paracetamol untuk menurunkan panas.

Menurut penuturan beberapa keluarga pasien, pada hari Sabtu 20/9/08, mereka meminum ta’jil es buah yang berisi nanas, melon, pepaya dan bengkoang, yang dibagikan oleh siswa dari SMK Tunas Bangsa. Ta’jil tersebut diberikan di mushola untuk anak-anak yang mengaji maupun untuk orang dewasa yang hendak berbuka. Tak disangka, keluhan seperti diare, mual, muntah dirasakan pada malam harinya, dan ada juga yang mengalaminya pada keesokan harinya. Karena tidak sedikit yang mengalami keluhan serupa, maka pihak desa segera melarikan warganya ke RS terdekat termasuk ke RSSA.

Rabu, 24/9/08, sebagian besar pasien yang dirawat di ruang 7B RSSA telah diperbolehkan pulang, setelah beberapa hari dirawat. Kondisi mereka tidak lagi diare, mual, muntah maupun pusing.

Banyaknya jumlah yang menjadi korban, menjadikan kasus ini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).